September Ini, Fenomena Supermoon Terjadi Lagi

- Rabu, 27 September 2023 10:00 WIB
September Ini, Fenomena Supermoon Terjadi Lagi
Internet
Ilustrasi supermoon
bulat.co.id -JAKARTA | Tepat pada hari Jumat, 29 September 2023, fenomena supermoon akan kembali terjadi. Namun, kehadiran supermoon September ini menjadi fenomena supermoon terakhir pada tahun 2023.

Sebelumnya, supermoon sudah pernah ada pada bulan Agustus lalu. Di beberapa negara, supermoon ini bertepatan dengan Festival Pertengahan Musim Gugur. Maka bulan ini disebut juga sebagai 'bulan panen' atau harvest moon terakhir.

Baca Juga :Viral, Toilet Sekolah Berbayar, Satu Guru di Mutasi Gegara Protes

Menurut Patrick Hartigan, profesor fisika dan astronomi di Universitas Rice, bulan panen atau harvest moon terjadi sebagai penanda masa panen.

"Harvest moon dinamakan demikian karena selama beberapa hari bulan purnama akan terbit saat Matahari terbenam," jelasnya.

Pada masa itu, para petani yang ada di belahan Bumi utara akan memanen tanamannya dan mendapat lebih banyak cahaya untuk bekerja kembali setelah Matahari terbenam.

Secara umum, munculnya Bulan terjadi sekitar 50 menit lebih lambat. Namun, menjelang bulan panen, kemunculannya menjadi cepat, yaitu seperti 24 menit saja di Chicago dan 17 menit di Seattle.

Melansir situs Business Insider, supermoon adalah jenis Bulan purnama yang tampak 14 persen lebih besar dan 30 persen lebih terang dibandingkan Bulan paling redup tahun ini. Hal tersebut dikarenakan letaknya pada bulan ini adalah paling dekat dengan Bumi, yang dinamakan perigee.



Namun diketahui, supermoon bulan ini tidak akan sebesar bulan Agustus lalu. Meskipun begitu, ukuran supermoon kali ini masih masuk dalam rata-rata berukuran besar dibandingkan Bulan yang normal.

"Perbedaan antara bulan purnama kali ini dengan bulan Agustus hanya 4.370 kilometer, sehingga akan sangat dekat jaraknya untuk bulan purnama ini," jelas Noah Petro, ilmuwan proyek Lunar Reconnaissance Orbiter NASA kepada Insider.

Baca Juga :Anak-anak di Rusia Dilatih Gunakan Senjata

Meskipun supermoon bulan September 2023 tidak akan sedekat dan seterang supermoon di bulan Agustus, namun supermoon ini mungkin akan tampak lebih berwarna kuning tua, oranye, atau merah.

Bulan akan terlihat berubah warna saat terbit, terbenam, atau saat gerhana Bulan saja. Hal itu juga sama halnya ketika melihat Matahari terbit atau terbenam yang mengeluarkan cahaya merah.

"Atmosfer Bumi menyebarkan cahaya kecuali warna merah atau oranye," jelas Patrick.

Selain itu, tingkat kecerahan Bulan juga dipengaruhi oleh faktor kondisi atmosfer, seperti awan, asap, atau debu yang dapat merubah warnanya.

Adapun waktu terbaik untuk melihat supermoon September yang besar ini adalah ketika Bulan memasuki waktu terbitnya. Sebab, ketika terbit, objek di bagian latar depan seperti pohon atau batu akan memberi kesan skala dan membuat Bulan tampak lebih besar serta menakjubkan.

Sehingga waktu yang tepat untuk melihat fenomena supermoon pada bulan panen tahun ini adalah saat menjelang Bulan terbit, yaitu sekitar pukul 7 malam waktu setempat.

Menurut NASA, pada tanggal 29 September, Matahari akan terbit pukul 07.02 waktu California dan terbenam pada pukul 18.54 dengan senja yang berakhir pada pukul 19.52.

Sementara di Indonesia, fenomena ini mulai muncul pada 29 September pukul 16.57 WIB. (dhan/dtk)

Penulis
:
Editor
:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru