bulat.co.id - Kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Lintas Km 347 Medan-Tanjung Sarang Elang, tepatnya di Negeri Lama, Kabupaten Labuhanbatu pada Selasa (13/9/2022) kemarin, antara mobil berplat merah dengan sepeda motor masih ditangani Polres Labuhanbatu.
Kasat Lantas Polres Labuhanbatu AKP Rusbeny menjelaskan, bahwa pengemudi mobil berplat merah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Labuhanbatu merupakan adik dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bertanggungjawab merawat mobil pickup tersebut.
" Ini kita masih terus memeriksa saksi-saksi, itu yang bawa mobil bukan dianya, bukan PNS nya tapi adiknya, adiknya atau saudaranya atau kerabatnya lah, yang punya mobil belum kami periksa," ujarnya saat dihubungi melalui jaringan seluler pada Senin (19/9/2022).
Rusbeny juga mejelaskan masih mendahulukan kepengurusan Jasaraharja terhadap korban yang telah meninggal dunia. Ia juga menambahkan hingga kini pihak kepolisian masih memeriksa mobil tersebut milik dinas apa.
" Kami masih memeriksa korban-korban dan keluarga ahli waris agar jasaraharjanya cepat keluar, kita belum periksa ini milik dinas apa, karena si pengemudi saat kita tanyakan tidak tahu dari dinas mana. Hingga sekarang belum ada pihak dari Pemkab Labuhanbatu yang mendatangi Polres," jelasnya.
Selanjutnya saat ditemui awak media, Kagatur Polsek Bilah Hilir, Aiptu Milly Budi menerangkan, jumlah penumpang didalam mobil milik negara dengan nopol BK 8285 Y tersebut berjumlah tiga orang. Supir bernama Zulham Siregar (ZS) bersama rekannya serta ada anak kecil berumur sekitar 1 tahun.
” Untuk ketiganya, saat sekarang dalam keadaan sehat,” ucapnya.
Aiptu Milly Budi menambahkan, muatan di dalam mobil ada lemari, tempat tidur seperti muatan orang pindahan.
” Berkas sudah kita limpahkan ke unit Laka Polres Labuhanbatu bersama orang nya,” Beber Milly seperti dilansir dari bidiknasional.
Secara terpisah salah seorang PNS yang bertugas di bagian aset Pemkab Labuhanbatu yang tidak ingin di sebutkan namanya, memastikan bahwa mobil berplat merah yang telah merenggut nyawa Parlindungan Sihite adalah mobil operasional bidang persampahan Dinas Lingkungan Hidup Labuhanbatu. Ia juga menambahkan bahwa terhitung kurang lebih satu bulan dipinjam oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Labuhanbatu.
" Setau saya mobil ini adalah operasional bidang persampahan DLH dan sudah satu bulan diambil oleh Kepala DLH Labuhanbatu," terangnya kepada bulat.co.id
Hingga berita ini diturunkan, Kadis DLH Rusli Syahbela Siregar belum memberikan keterangan nya kepada awak media mengenai kecelakaan yang melibatkan ZS pengemudi mobil Dinas yang menggunakan plat merah milik pemerintah Kabupaten Labuhanbatu.
(tim)