Luar Biasa, 4 Kepala Dusun di Desa Nahadoris Diduga Turut Menerima Bantuan Sosial

- Rabu, 28 September 2022 19:26 WIB
Luar Biasa, 4 Kepala Dusun di Desa Nahadoris Diduga Turut Menerima Bantuan Sosial
Ilustrasi penyelewengan bantuan sosial - (Foto: Istimewa)

bulat.co.id - Kementerian Sosial (Kemensos) memiliki beberapa jenis program bantuan sosial (bansos) yang diberikan kepada masyarakat, diantaranya adalah Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK), Bantuan Pangan Non Tunia (BPNT), Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Langsung Tunai BBM (BLTBMM), dan Bantuan Sosial Tunai (BST). Seluruh program pemerintah tersebut menargetkan masyarakat yang kurang mampu dan yang berhak menerimanya. Namun apa jadinya jika program bantuan sosial tersebut masih dinikmati oleh aparatur negara dan masyarakat yang nota bene mampu secara finansial.

Informasi yang diperoleh bulat.co.id, ada terjadi dugaan penyimpangan dalam penerimaan program bantuan sosial dari pemerintah tersebut. Hal ini terjadi di Desa Nahodaris, Kecamatan Panai Tengah, Kabupaten Labuhanbatu. Penjabat (PJ) Kepala Desa Nahodaris Asman Ritonga membenarkan hal tersebut, menurutnya ada sejumlah istri kepala dusun yang telah mengaku diduga menerima bantuan sosial berinisial M alias K kadus dusun 3, D Kadus dusun 2, S Kadus dusun 1a, dan R kadus dusun 1.

"setelah kita mintai keterangan langsung sudah ada 4 kepala dusun yang mengaku istrinya menerima bantuan sosial," ujarnya kepada bulat.co.id pada Rabu (28/9/2022)

Asman juga menambahkan bahwa dugaan istri mantan Kepala Desa Nahadoris yang turut menerima bantuan sosial, dirinya belum mendapatkan kepastian atas dugaan tersebut.

"Itulah kadang-kadang pak kalau untuk ibu mantan kepala desa belum lagi dapat kepastiannya pak, lantaran dari pendamping PKH yang saya hubungi melalui telepon menyatakan dia (istri mantan kepala desa) belum ada menerima. Untuk tindak lanjutnya besok kamis (29/9/2022) kita akan melakukan rapat yang juga dihadiri oleh masyarakat yang sudah lama tidak menerima bantuan sosial dan tidak tau kemana perginya bantuan tersebut," jelasnya.

Rapat koordinasi terkait dugaan penyimpangan bantuan sosial tersebut akan digelar di aula kantor Kepala Desa Nahadoris pada Kamis (29/9/2022) pukul 14.00 WIB dan rencananya akan dihadiri oleh Camat Panai Tengah, perangkat Desa Nahadoris, kepala BPD Desa Nahadoris serta masyarakat yang belum menerima bantuan sosial.

(WA)

Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru