bulat.co.id - Gerakan Masyarakat Panai Hulu Reformasi (Gempar) Kecamatan Panai Hulu Kabupaten Labuhanbatu akan menggelar demonstrasi pada Kamis (22/9/2022) terkait kondisi jalan lintas provinsi di daerah simpang Ajamu menuju Sei Pinang yang sudah mengalami rusak parah.
Sekitar 500 orang massa menyatakan tuntutannya ke Gubernur Sumatera Utara (Sumut) agar menjadikan jalan rusak sebagai prioritas pembangunan di tahun 2022.
Kemudian, tuntutan ditujukan kepada Dinas Perhubungan dan Kapolres Labuhanbatu agar menghimbau truk pengangkut sawit untuk memasang jaring pengaman agar tidak memakan korban jiwa lagi. Tuntutan ketiga diminta kepada perusahaan BUMN ataupun swasta melakukan perawatan rutin jalan.
Rusaknya jalan lintas sejauh 5 kilometer tersebut mempengaruhi perekonomian masyarakat sekitar dan membahayakan.
"Banyak truk sawit yang lewat jalan ini. Lubang sudah sangat besar. Kondisi jalan tidak bisa ditoleransi lagi. Saat musim hujan, truk yang lewat jalan lintas sering terbalik karena licin. Pernah ada korban luka karena tertimpa sawit yang jatuh dari truk," Kata Koordinator Aksi Edy Syahputra Ritonga, Rabu (21/9/2022).
Dia menambahkan, kegiatan aksi tidak hanya mengeluarkan aspirasi masyarakat. Penanaman 1000 pohon juga dilakukan bersama Camat setempat sebagai bentuk kekecewaan.
"Kami akan menanam 1000 pohon di sepanjang jalan rusak. Ini bentuk aksi dan kekecewaan kami. Agar tidak menganggu lalu lintas, penanaman pohon dilakukan di jam lenggang," tambahnya. (Red)