OJK Tutup 5.000 Lebih Investasi Bodong

- Rabu, 01 Maret 2023 07:50 WIB
OJK Tutup 5.000 Lebih Investasi Bodong
Istimewa
OJK


Menurut Friderica, pinjol ilegal paling banyak menjerat guru yang totalnya sebanyak 42%, tertinggi ketiga adalah ibu-ibu rumah tangga sebesar 18%. Selain itu pinjol ilegal juga menjerat, pedagang, pelajar, hingga ojek online.

"Pinjol ilegal ini banyak sekali korbannya, nomor satu itu guru 42%, kemudian ibu rumah tangga," ungkapnya, dilansir dari detikcom.

Mengapa banyak korban terjerat pinjol ilegal? Pertama, Friderica menurut karena untuk membayar utang, kedua latar belakang ekonomi menengah ke bawah, bisa mendapatkan dana yang cepat, untuk gaya hidup, dan kebutuhan yang mendesak.

"Ini true story, untuk memenuhi gaya hidup ada cerita anak teman saya nggak cerita orang tua terjerat pinjol untuk membeli tab baru. Lagi nunggu masa wisuda, pinjam entitas ilegal untuk membeli barang konsumtif, bunganya sampai ratusan juta, alhamdulillah orang tuanya bisa melunasi, gimana kalau nggak?" ujarnya.

Dalam melindungi konsumen, OJK mengingatkan agar terlebih dahulu mengecek perusahaan atau tempat investasi apakah tercatat atau tidak di OJK. Hal ini diperlukan agar masyarakat terutama anak muda tidak terjebak dengan investasi bodong.
"Bahayanya investasi ilegal, seperti dari rumah mau ujian harapannya nilai bagus lulu. Kena investasi ilegal, seperti udah salah jam salah waktu salah, zonk aja. Sama aja kalau mau lulus dapat nilai bagus, jadi sarjana itu sama dengan investasi ilegal. Berharap return, tapi dari pertama kita sudah salah," jelasnya.

Penulis
:
Editor
:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru