Pria di Langkat Hanyut Saat Berenang di Sungai Bingai

Hendra Mulya - Senin, 26 Februari 2024 18:30 WIB
Pria di Langkat Hanyut Saat Berenang di Sungai Bingai
Istimewa
bulat.co.id - BINJAI | Seorang pria dia Kabupaten Langkat hanyut terseret arus sungai Bingai saat berenang bersama temannya. Korban ditemukan meninggal dunia.Kasi Humas Polres Binjai, Iptu Riswansyah mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Minggu (25/2/24) sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu korban inisial S (20) bersama temanya MGNS (23) berangkat dari rumah korban di Dusun Gerigit, Desa Gunung Ambat Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat menuju lokasi pemandian pantai Nandu yang terletak di Lingkungan Namu Ukur, Pekan Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat.

"Setibanya di lokasi aliran sungai Bingai mereka mandi bersama, setelah mandi temanya MGNS (23) berenang dengan menyebrangi aliran air tersebut, korban S (20) juga mengikuti dari belakang untuk menyebrangi sungai, setelah MGNS sampai di seberang kemudian menoleh ke arah belakang namun tidak adalagi melihat temanya yang berenang bersama," ujar Riswansyah, Senin (26/2/24).

"Saat itu juga teman korban berusaha untuk mencari korban di aliran Sungai Bingai, namun tidak ditemukan sehingga sekitar pukul 19.30 wib MGNS memberitahukan kejadian tersebut terhadap keluarga korban," sambungnya.

Setelah mendapatkan informasi tentang adanya orang hanyut di aliran Sungai Bingai, kata Riswansyah, Kapolsek Sei Bingai AKP Adam Malik, SH, langsung memimpin anggotanya untuk melakukan pencarian dengan cara menelusuri aliran sungai.

"Dari lokasi pencarian korban hanyut tersebut Kapolsek juga melakukan koordinasi dengan BPBD Sumut dan BPBD Binjai, kemudian pencarian dilakukan sampai pukul 03.00 wib subuh namun korban belum juga ditemukan sehingga sepakat untuk melakukan pencarian besoknya lagi," terangnya.

Hari kedua pencarian Senin (26/2/24) pukul 08.00 wib, Kapolsek Sei Bingai bersama Basarnas Provinsi, BPBD Provinsi, BPBD Langkat, BPBD Kota Binjai serta warga masyarakat kembali melakukan pencarian korban.

"Pencarian oleh tim dimulai pada pukul 09.00 wib, dengan menggunakan dua unit perahu karet untuk menelusuri aliran sungai ke arah hilir sejauh tiga km dari lokasi, sedangkan yang lainnya menelusuri dengan berjalan kaki," benernya.

Setelah dilakukan pencarian massal terhadap korban, lanjut Riswansyah, sekitar pukul 11.00 wib, korban akhirnya ditemukan sekitar 25 meter dari lokasi peristiwa.

"Korban menyeberang sungai dan saat ditemukan korban sudah tidak bernyawa lagi," tutupnya.

Penulis
: Hendra Mulya
Editor
: Hendra Mulya
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru